Aksi Muda dari Degayu: Menjaga Bumi di Tengah Perubahan Iklim

Author

Pokja PI Degayu

Degayu merupakan salah satu Kelurahan yang terletak di pesisir utara Kota Pekalongan. Pada tahun 2000an seiring dengan dampak perubahan iklim global, wilayah berpenduduk 8.127 jiwa (4.065 laki-laki dan 4.062 perempuan) mulai dihadapkan pada banjir rob atau masuknya air laut ke daratan. Awal-awal banjir (5 tahun pertama), langsung berdampak pada ekonomi warga karena air asin dari laut menggenangi lahan persawahan dan menjadikannya tidak dapat lagi ditanami. 

Di Kelurahan Degayu, Kota Pekalongan, perubahan iklim sudah sangat dirasakan oleh seluruh warga. Setiap tahun, mereka merasakan dampak nyata dari cuaca yang semakin tidak menentu, seperti banjir rob yang sering melanda dan gelombang pasang yang mengikis pesisir. Warga yang sebagian besar menggantungkan hidup pada nelayan dan pertanian ini mulai merasa khawatir dengan masa depan mereka. Namun, dibalik tantangan besar tersebut, ada sekelompok anak muda yang bersemangat untuk membuat perubahan.

Melalui Kemitraan Partnership dan program AF (Adaptation Fund) dilakukan pembentukan POKJA PI (Kelompok Kerja Adaptasi Perubahan Iklim) dimulai dari sosialisasi tentang perubahan iklim dan pengenalan POKJA serta fungsinya bagi wilayah terdampak perubahan Iklim. 

Melalui sosialisasi ini, banyak anak muda bergabung sebagai anggota POKJA PI dengan sepengetahuan pihak kelurahan. Mereka adalah sekelompok pemuda yang tidak hanya duduk diam, tetapi juga aktif mencari solusi untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang sudah sangat terasa di sekitar mereka. Penanaman mangrove menjadi kegiatan awal bagi POKJA PI karena Degayu adalah Lokasi yang terdapat mangrove sebagai bentuk mitigasi dari perubahan iklim. Tidak hanya penanaman, POKJA PI juga melakukan fundraising dengan menjual hasil dari olahan sirup mangrove yang hasil dari penjualan tersebut dimanfaatkan untuk perawatan dari mangrove yang sudah ditanam. 

“Kelurahan ini bisa jadi contoh bagi daerah lain”. Kita punya kekuatan untuk berubah, asal kita mau bergerak bersama," Tutur salah satu anggota POKJA PI dengan penuh semangat saat berkumpul dengan teman-temannya di aula kelurahan Degayu.

Dengan berbagai latar belakang pendidikan dari para anggota POKJA PI, menggagas berbagai inisiatif yang dapat membantu warga Kelurahan Degayu beradaptasi dengan perubahan iklim. Anggota POKJA pun sepakat mengajak teman-temannya untuk terlibat. Meskipun awalnya sebagian dari mereka ragu, tetapi mereka tetap yakin bahwa aksi yang mereka lakukan akan membawa dampak positif.

Pasca terbentuknya POKJA PI , Kemitraan bersama AF juga melakukan pendampingan terkait penyusunan dokumen RAD API (Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim). RAD API adalah dokumen yang disusun oleh pemerintah daerah untuk merencanakan langkah-langkah adaptasi dalam menghadapi perubahan iklim. Dokumen ini menjadi bagian penting dari upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal. RAD API berfungsi sebagai pedoman untuk meningkatkan ketahanan daerah terhadap dampak perubahan iklim, serta untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan di daerah tersebut tetap berkelanjutan meskipun ada tantangan terkait perubahan iklim. 

Untuk menjawab isi dokumen dari RAD API tersebut, kemitraan memberikan dukungan dalam melakukan implementasi yang dibutuhkan berdasarkan dari aksi prioritas yang dibutuhkan oleh kelurahan Degayu. Dari sini para anak muda yang tergabung dalam POKJA PI mengutarakan ide dengan membuat aquaponik sebagai bentuk inovasi dari perikanan dan pertanian karena keterbatasan lahan di Kelurahan Degayu. Hingga dibuat lima instalasi aquaponik yang berada di 4 lokasi berbeda. Tentunya hal ini juga mengalami beberapa tantangan. Namun para anak muda dari POKJA ini tetap berusaha mencari solusi agar aquaponik yang sudah dibuat ini dapat memberikan manfaat lebih bagi warga sekitar dan tetap berkelanjutan.

Kegiatan inovasi aquaponic ini juga mencuri perhatian dari stasiun tv lokal di Kota Pekalongan. Batik TV sebagai stasiun TV yang dikenal di Kota Pekalongan meliput inovasi aquaponik yang sudah dilakukan para anak muda dari POKJA PI Kelurahan Degayu yang harapanya bisa memberikan kampanye positif dalam berketahanan iklim melalui inovasi pertanian dan perikanan yang sudah dilakukan di Kelurahan Degayu.

Dari Kelurahan Degayu, sebuah pesan penting mengalir: Anak muda memiliki kekuatan untuk membuat perubahan, bahkan dalam menghadapi tantangan besar seperti perubahan iklim. Dengan semangat, gotong royong, dan kesadaran tinggi, mereka berhasil merancang solusi-solusi lokal yang dapat diadaptasi untuk jangka panjang. Melalui aksi-aksi sederhana yang dilakukan bersama-sama, mereka membuktikan bahwa setiap langkah kecil dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

POKJA PI Kelurahan Degayu telah membuktikan bahwa ketika anak muda bergerak, mereka tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga mewujudkannya.